best website stats Diduga Korsleting Listrik, Minimarket 212 di Mojokerto Terbakar - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Diduga Korsleting Listrik, Minimarket 212 di Mojokerto Terbakar

majamojokerto.com

Kondisi Minimarket Yang Terbakar

Sebuah minimarket 212 mart di jalan raya pekayon, tepat di depan SDN 1 Kranggan, Kota Mojokerto terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kobaran api membuat dua almari pendingin ice cream ludes.

Dari informasi yang dihimpun Fuad Amanulloh Reporter Maja FM, kejadian ini terjadi pada Selasa 01/01/2019) sekitar pukul 07.30 WIB dan terjadi begitu cepat.

" Saat kejadian, tidak ada siap siap, lantaran semua karyawan off atau sedang liburan " ungkap Hendra Gunawan - Ketua Koperasi Syariah Barokah Sejahtera (KSBS), Jatim.

Beruntung kebakaran ini segera di ketahui dan tidak sampai membakar habis isi minimarket. Hanya dua mesin pendingin yang terbakar habis.

Hendra menceritakan, awalnya pihaknya yang sedang berada di Rumah tiba-tiba diberi informasi oleh pemilik bangunan jika tercium bau sangit yabg bersumber dari dalam minimarket. "Di dalam minimarket juga terdapat asap hitam pekat," ujarnya.

Karena tidak ada karyawan  beroperasi yang masuk untuk beraktifitas, maka pihaknya langsung menghubungi sejumlah karyawan untuk memastikan. Ternyata benar, setelah di krosecek, di lokasi terjadi kebakaran.

"Alhamdulillah setelah dilihat hanya dua lemari pendingan atau freser eskrim saja yang terbakar. Lainnya tidak apa-apa," ujarnya.

Sementara itu dari hasil pantauan di lokasi, diduga kebakaran di dalam 212 mart yang baru di buka beberapa bulan yang lalu ini, akibat konsleting listrik atau gesekan arus pendek yang ada di freser es tersebut.

Beruntung, kebakaran bisa segera dipadamkan dengan cara manual. Hanya saja, akibat kebakaran itu, selain membuat dua lemari pendingin hangus, juga membuat ruangan minimarket tertimbun abu tebal yang ditimbulkan dari kebakaran freser tersebut.

"Jadi barang dagangan ini hanya kotor saja, agar bisa dijual ulang, kami akan undang anggota koperasi untuk kerja bakti membersihkannya," imbuhnya.

Sementara itu, Ahmad Mubarrok - salah satu karyawan mengatakan, sebelumnya dirinya sempat tidak berani masuk lantaran asap pekat tebal memenuhi runagan minimarket.

Sebagai upaya, pihaknya hanya membuka pintu 212 mart dengan maksud dengan cepat asap bisa keluar dan kebakaran bisa cepat diatasi. (gad/and)