best website stats Satgas Anti Narkoba kota Mojokerto dikukuhkan. - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Satgas Anti Narkoba kota Mojokerto dikukuhkan.

majamojokerto.com
1142 orang Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba tingkat RT/RW, sekolah, Karang Taruna dan organisasi pemuda, Senin (25/6) bertepatan dengan Hari Anti Narkotika Internasional, dikukuhkan oleh Mas’ud Yunus Wawali Mojokerto sekaligus Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Mojokerto. Sesuai Keputusan Ketua Badan Narkotika Kota Mojokerto Nomor 354/04/SK/BNK/2012 tentang pembentukan Satuan Tugas Anti Narkoba, Satgas ini memiliki tugas membantu Badan Narkotika Kota Mojokerto dan Kepolisian Negara RI untuk melaksanakan upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Satgas ini bertanggungjawab kepada Ketua Badan Narkotika Kota Mojokerto. Dalam sambutannya, wawali menyampaikan dalam kurun 5 tahun ini Pemkot Mojokerto bertekad untuk mewujudkan visi pembangunan yaitu terwujudnya Mojokerto yang sehat cerdas sejahtera dan bermoral. Visi cerdas dan bermoral ini berkaitan dengan masalah pendidikan yang menjadi prioritas pembangunan Pemkot. Lebih lanjut dijelaskannya, sejak 2007 telah diterbitkan Peraturan Daerah Nomor 6 yaitu kota Mojokerto telah mencanangkan program Wajib Belajar, yang kemudian ditopang dengan Perwali Nomor 17 tahun 2009 tentang Program Kota Mojokerto Berlingkungan Pendidikan (PKMBP), dengan target sekolah, keluarga, masyarakat yang berlingkungan pendidikan, dengan tumbuhnya harapan anak pintar dan berkelakuan benar, sehingga menurunnya angka kriminalitas dan kenakalan remaja. Sementara itu, Kapolresta AKBP Iwan Kurniawan selaku Wakil Ketua Badan Narkotika Kota Mojokerto mengatakan sebagai satgas narkoba harus tahu apa yang dilakukan dan menjadi dasar pembentukan satgas narkoba ini. "Kejahatan narkoba telah menjadi kejahatan yang extraordinary atau luar biasa, mulai dari anak-anak dan remaja," katanya. Kapolresta menyampaikan apresiasi terhadap Wawali yang mensikapi permasalahan narkoba di kota Mojokerto secara serius. "Mengungkap kasus narkoba itu tidak semudah yang dibayangkan, dan ini membutuhkan keseriusan. Peredaran Narkoba itu ada jaringan, sehingga ada dimana-mana, oleh karenanya harus diberantas," paparnya.(fan/humaspemkot)