best website stats Pengemudi “Bentor Mojokerto” Tuntut Dilegalkan - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Pengemudi “Bentor Mojokerto” Tuntut Dilegalkan

majamojokerto.com
Pengemudi bentor (becak motor) Mojokerto menuntut keberadaannya dilegalkan. Itu disampaikan saat Hearing di Gedung DPRD Kota Mojokerto bersama Lantas Polres Mojokerto Kota. “Kita siap mengikuti aturan yang ditentukan, asal bentor boleh beroperasi,” Wulyo Setiawan. ketua perkumpulan pengemudi bentor Mojokerto. “Kalau Kami dilarang Polresta, lalu nasib kami bagaimana. Bentor ini satu-satunya lahan usaha kami,” Tambah Wulyo Setiawan yang mewakili awak bentor di wilayah Kota dan Kabupaten Mojokerto yang ia sebut saat ini mencapai 105 orang. Diakui Wulyo Setiawan, jika bentor yang dioperasikan saat ini secara modifikasi beragam. Bahkan, bukan saja becak dan motor yang direkayasa, tapi sebagian ada juga yang memanfaatkan diesel gilingan kelapa untuk pengganti motor. Hadir dalam hearing, Sejumlah anggota Dewan, Kasatlantas Polresta Mojokerto, Kepala Dishubkominfo dan Kastpol PP Kota Mojokerto baru sebatas menilai dan memberi masukan soal keberadaan bentor. “Bentor tidak saja menyangkut pengemudinya, juga penumpang bentor serta pengguna jalan lainnya. Perlu evaluasi, setidaknya satu tahun kedepan untuk kepentingan ini,” ujar Sunarto, anggota Komisi II. Ketua DPRD Kota Mojokerto, Mulyadi mengatakan, soal kebijakan pengoperasian bentor tetap di tangan kepolisian. Dewan hanya sebatas menampung aspirasi pengemudi bentor. “Pemberian legalitas pengoperasian bentor ada dikepolisian. Tapi bisa jadi ada kebijakan yang menyanggah pengoperasian bentor. Setidaknya kita bisa belajar dari daerah lain, seperti Lamongan, Gorontalo, Aceh dan Medan,” katanya. Kasatlantas Polresta Mojokerto, AKP Kationo mengatakan, meski belum sekalipun ditindak, bentor dilarang beroperasi. Selain karena melanggar ketentuan UU 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, sejumlah kasus kecelakaan dan klaim korban menjadi hal yang pelik untuk diselesaikan. “Selain melanggar undang-undang, beberapa kasus kecelakaan akibat bentor maupun jenis kendaraan yang dilarang beroperasi seperti huller dan kereta kelinci, yang paling dirugikan penggunanya. Karena tidak ada perlindungan asuransinya,” katanya.(zacky)