E100.7 MAJAFM
BERITA TERKINI
Jumat, 02/11/2018 22:27 WIB
Sebelum Bobol ATM, Komplotan Maling Di Trowulan Belajar Dari You Tube
MAJA mojokerto | Siapa yang sangka, bila komplotan para pelaku pembobolan ATM minimarket di Mojokerto, yang terdiri dari Tiga pelaku dan satu orang masih buron. Teryata belajar dari You Tube dalam melakukan aksinya.

Bahkan, komplotan para pelaku yang terdiri dari Ratno (38) warga Desa Krisik, Gandusari, Blitar, Irfan Feri Nugroho (39) dan Andik Pranoto (35), keduanya warga Rusun Penjaringansari, Rungkut, Surabaya, serta Yudianto (36), warga Rungkut, Surabaya yang kini masih buron.

Irfan Feri Nugroho, salah seorang pelaku mengaku, selain bekerja sebagai tukang las di Surabaya, sebelum melakukan aksinya dirinya sempat belajar cara membobol mesin ATM dengan cepat melalui You Tube.

Usai melakukan survei lokasi, dan sudah siap mulai dari peralatan las, tabung oksigen ukuran 1 kubik, tabung elpiji kemasan 3 Kg, blender dan cat semprot, sehingga saat melancarkan aksinya dirinya dengan mudah untuk membobol mesin ATM.

" Hanya membutuhkan waktu dua jam untuk melakukan aksi ini, satu jam proses pengelasan, satu jam lagi proses pengecatan CCTV juga sampai berhasil melarikan diri" tutur Fery.

Sementara itu, Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simartama menambahkan, komplotan pembobol ATM yang berhasil di tembak petugas di Surabaya tergolong Komplotan cukup profesional, sebab mereka hanya membutuhkan waktu satu jam untuk melakukan aksinya.

Padahal, Mesin ATM memiliki lapisan baja yang cukup kuat, tapi komplotan ini mampu membobol dengan muda.

" Mangkanya para pelaku hanya membutuhkan waktu 1 jam untuk menjebol mesin ATM dan berhasil membawa kabur uang 673,7 juta dengan mulus".

Meski demikian, berkat kecerdikan anggota, dari empat pelaku yang saat itu buron, akhirnya berhasil di amankan lumpuhkan petugas sedangkan satu tersangka yang merupakan otak dari aksi ini, hingga saat ini masih dalam pengejaran petugas.
BERITA TERKAIT