E100.7 MAJAFM
BERITA TERKINI
Kamis, 01/11/2018 17:01 WIB
3 Pelaku Pembobol ATM di Dalam Minimarket di Trowulan, Akhirnya Diringkus Polres Mojokerto
MAJA mojokerto | 3 komplotan pembobol mesin ATM BCA yang ada di dalam minimarket di jalan raya Trowulan tepatnya di Dusun Jatisumber, Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, akhirnya berhasil di ringkus Polres Mojokerto. Mereka di ringkus dengan luka tembak di bagian kaki.

Dari informasi yang dihimpun Fuad Amanulloh - Reporter Maja FM, para pelaku tersebut diantaranya, Andik Pranoto (35) dan Irfan Fery Nugroho (39) asal Rusun Penjaringansari EB 210 dan EB 211 Rungkut Surabaya, serta Ratno (38) asal Desa Kris ok, Kecamatan Gandusari, Blitar.

AKBP Leonardus Simarmata - Kapolres Mojokerto mengatakan, mereka berhasil di amankan pada Rabu dini hari (31/10/ 2018) di sebuah tempat hiburan malam di wilayah Surabaya.

Hal itu setelah mendeteksi keberadaan para pelaku dan melakukan pemeriksaan saksi mata, juga barang bukti lainya seperti CCTV, kacamata warna hitam yang diduga dipakai pelaku saat mengelas kotak uang di mesin ATM. Termasuk sebuah botol berisi air minum yang diduga untuk mendingankan alat las.

Akhirnya, 11 hari setelah para pelaku melakukan aksi pembobolan ATM Sabtu lalu (20/10/2018) dengan cara mengelas mesin ATM yang ada di dalam minimarket, mereka berhasil diringkus. Karena melawan dan berusaha melarikan diri, akhirnya para pelaku di lumpuhkan dengan tembakan timah panas oleh petugas kepolisian.

Sedangkan kronologinya berawal dari 2 orang yang masuk ke minimarket dengan cara menjebol atap plafon, serta 2 tersangka lainnya berjaga di luar.

“ Dua orang yang masing masing bernama Irfan Fery Nugroho dan Ratno sebagai exsekutor pembobolan ATM dengan cara mengelas mesin. Sedangkan Andik Pranoto dan otak pembobolan yang kini masih DPO berjaga di luar ", ungkap Kapolres saat press release di tempat kejadian.

Setelah berhasil menggasak uang tunai senilai Rp. 673,7 juta, para pelaku langsung membawa kabur ke Jogjakarta selama beberapa hari.

Sebelum melancarkan aksinya, dua pelaku pernah berbelanja di minimarket tersebut. Sehingga saat melancarkan aksinya, mereka dengan mudah membobol lokasi. Mereka masuk melalui rumah kosong yang berada di samping kiri minimarket, kemudian menjebol plafon. Termasuk menyemprotkan cat ke sejumlah CCTV. Bahkan dari 8 CCTV, ada enam yang disemprot cat oleh tersangka.

Barang bukti berupa sisa uang sebanyak Rp 55 juta, 5 ATM, 4 HP, 2 motor, mesin ATM juga data rekaman CCTV berhasil di amankan petugas.

Akibat perbuatannya, para pelaku di jerat pasal 363 ke (1) 3e dan 4e KUHP, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. (fad/and)
BERITA TERKAIT