E100.7 MAJAFM
BERITA TERKINI
Selasa, 06/03/2018 14:26 WIB
Kapolda Jatim : Mojokerto Jadi Kota Modern
MAJA mojokerto | Irjen Pol Machfud Arifin Kapolda Jatim meninjau Graha Mojokerto Service City (GMSC) di Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto yang akan digunakan kantor pelayanan satu atap, Selasa pagi, (06/03/2018).

Kapolda menyebut, jika kantor pelayanan masyarakat dengan satu atap yang terpadu dengan berbasis IT, telah mengambarkan Kota Mojokerto menjadi kota modern. Meski Kotanya kecil dan hanya 3 kecamatan, namun berkualitas dengan IT.

Kapolda juga menyampaikan, ada beberapa kota di Jawa Timur yang sudah memiliki pelayanan satu atap serupa dengan GMSC. Sehingga kota yang memulai pelayanan satu atap tersebut harus disupport, karena dinilai penting untuk melayani masyarakat.

"Ada Surabaya dan beberapa kota lain tapi belum terlalu banyak, beberapa kota yang memulai harus disupport karena penting untuk pelayanan masyarakat dan keamanan penting. Saya pesan ke Walikota agar ada Command Center untuk bisa mengawasi," ujarnya.

Kapolda juga berpesan ke Walikota, agar ada Command Center untuk bisa mengawasi. Dirinya juga menegaskan, jika kunjungannya ke GMSC Kota Mojokerto kali ini, bukan untuk memastikan pelayanan tanpa suap.

“Semoga Mojokerto pembangunan GMSC, cepat selesai, sehingga bisa melayani masyarakat hanya dalam satu pintu saja”, terangnya.

Sementara itu, Mas'ud Yunus Walikota Mojokerto, mengatakan, GMSC untuk 2018 fokus pengadaan mubelur. "Harapan kami, bulan Juni sudah bisa tuntas sehingga bisa diresmikan untuk menandai 1 abad Kota Mojokerto. Semua disediakan, jangankan kepolisian juga bank," tuturnya.

Masih kata Walikota, jika pembangunan GMSC ada perubahan desain. Sebelumnya didesain untuk kantor bersama tapi saat ini diarahkan mendirikan counter bersama kerja sama dengan instansi vertikal. Yakni propinsi dan pusat.

“Disini ada Perinzinan dan Dispendukcapil, yang lain counter-counter. Tidak hanya kota tapi kerja sama dengan propinsi dan pusat, instansi vertikal, seperti pengurusan paspor” pungkasnya.

Sekedar diketahui, pembangunan GMSC menempati lahan bekas RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo dengan anggaran selama tiga tahun.

Tahun 2016 digelontorkan Rp30,6 miliar, tahun 2017 Rp34,1 miliar serta Rp 7 miliar di tahun 2018. Tahun 2016 proyek ini dimenangkan oleh PT PT Mustika Zidane Karya.

Gedung super megah ini terbagi dalam 4 lantai. Lantai bawah untuk tempat parkir kendaraan, Lantai 1 untuk ruang pameran produk UMKM Kota Mojokerto, lantai 2 pusat pelayanan masyarakat. Sedangkan lantai 3 akan difungsikan sebagai aula pertemuan berkapasitas 1.000 orang. (fad/and)
BERITA TERKAIT