E100.7 MAJAFM
BERITA TERKINI
Selasa, 14/02/2017 19:15 WIB
Pemkot Mojokerto diminta melarang secara resmi peringatan hari Valentin 14 Pebruari
MAJA mojokerto | Pemkot Mojokerto diminta melarang secara resmi peringatan hari Valentin 14 Pebruari, karena dinilai sering menimbulkan dampak negatif, seperti sex bebas atau pesta narkoba.

Junaidi Malik, ketua GP Ansor yang juga ketua Komisi III DPRD kota Mojokerto mengatakan, Valentine bukan budaya asli Indonesia. "Valentine adalah tradisi budaya barat yg bertentangan dg nilai norma agama dan budaya bangsa. Seharusnya pemerintah mengambil kebijakan tegas secara resmi melarang perayaan hari valentine dalam bentuk apapun,"

Junaidi berharap, larangan juga diteruskan melalui instansi, kelurahan, RT RW termasuk melalui sekolah, karena tradisi valentine bisa mempengaruhi generasi muda terutama pelajar.

Sementara Novi Raharjo, kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto mengatakan, Diknas sudah melayangkan surat larangan memperingati valentine day, baik disekolah maupun luar sekolah. "Surat himbauan sudah diterbitkan 9 Pebruari lalu, dan sudah dikirimkan ke kepala sekolah SD dan SMP Se Kota Mojokerto," tegasnya.(zack/fan)

BERITA TERKAIT